email
password
 
 

DEPAN

ARSIP

KEGIATAN

PROFIL

PUBLIKASI





LINK

Total Pengunjung Sejak
1 Desember 2008

Locations of visitors to this page

Pencarian Artikel:

 

 

Jelajah Budaya dan Dialog Budaya Nusa Tenggara Barat

Latar Belakang

Kebudayaan merupakan hal-hal yang dialami kehidupan sehari-hari sebagai kapasitas aktif dan kreatif manusia dalam membentuk praktik-praktik bersama yang sarat akan makna. Dalam praktek kehidupan sehari-hari kebudayaan memegang posisi penting sebagai hasil dari proses penghayatan terhadap niali-nilai luhur yang telah disepakati bersama sebagai dasar pijakan berperilaku bagi masyarakat yang mencakup berbagai aspek kehidupan. Seiring perjalanan waktu tatanan berperilaku sesuai nilai-nilai lokal mengalami perubahan. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena perubahan dan dinamika merupakan fenomena hakiki yang mewarnai kehidupan masyarakat dan kebudayaan.
Di era global ketika masyarakat mengalami krisis multidimensional, kebudayaan mendapat ancaman akan adanya transformasi nilai-nilai budaya yang mengarah pada proses pelunturan pemahaman terhadap budaya lokal. Anthony Giddens mengemukakan bahwa globalisasi memunculkan berbagai resiko, ketidakpastian, dan perubahan dahsyat. Bahkan perubahan tersebut telah merombak tradisi yang menjadi pijakan masyarakat dan telah mentransformasi nilai-nilai dalam keluarga. Arus global mengaburkan batas-batas pemisah antar bangsa membuat interaksi antar budaya semakin intensif. Pengaruh budaya luar semakin kuat merambah sendi-sendi kehidupan masyarakat, memunculkan berbagai kekhawatiran akan melunturnya nilai-nilai budaya. Hal ini berdampak pada suatu proses pelunturan nilai dimana nilai-nilai luhur serta norma-norma masyarakat yang telah dipatuhi sebelumnya semakin ditinggalkan masyarakat pendukungnya. Keadaan demikian memunculkan kekhawatiran berbagai kalangan terhadap kelangsungan dan keberadaan budaya tradisional khususnya nilai-nilai budaya yang telah berkembang di masyarakat.
Guna mengantisipasi kekhawatiran serta meminimalisir melunturnya nilai-nilai lokal, baik dalam tataran permukaan maupun tataran substansial, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bali, NTB,NTT, selaku unit pelaksana teknis Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, berkewajiban mengadakan berbagai kegiatan guna memproteksi pelunturan pemahaman nilai-nilai budaya. Khususnya kegiatan Jelajah Budaya dan Dialog Budaya yang memfokuskan perhartian pada upaya penguatan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai budaya lokal.

DASAR KEGIATAN

Kegiatan Jelajah Budaya dan Dialog Budaya bersandar pada visi dan missi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan taraf kehidupan dan penghidupan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai agama, adat-istiadat, dan pandangan hidup bermasyarakat yang berdemokrasi. Meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa sebagai perwujudan nilai ketuhanan, penghargaan atas perbedaan, demokrasi dan hak asasi manusia. Membina dan mengembangkan kebudayaan sebagai upaya memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa serta pemanfaatan kebudayaan untuk kepentingan agama, pendidikan, ilmu pengetahuan, persatuan dan kesatuan bangsa.

TUJUAN
Terkait tugas pokok dan fungsi organisasi lembaga Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bali, NTB, NTT sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata kegiatan Jelajah Budaya dan Dialog Budaya memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai antara lain ;
- Menguatkan dasar-dasar pemahaman terhadap budaya lokal yang telah berkembang sebelumnya agar tidak punah tergerus perjalanan zaman.
- Memberi kontribusi terhadap usaha-usaha pemahaman dan pengembangan nilai-nilai luhur budaya bangsa pada umumnya dan khasanah budaya Sumbawa khususnya.
- Menanamkan kesadaran masyarakat terutama kalangan generasi muda untuk memanfaatkan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal setempat sebagai acuan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.

PESERTA
Peserta Jelajah Budaya terdiri dari siswa-siswi SMA/sederajat Madrasah dan Pesantren di Kabupaten Sumbawa beserta guru-guru pembimbing. Peserta Dialog Budaya melibatkan mahasiswa, generasi muda atau muda-mudi, dan budayawan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

TEMA
Kegiatan Jelajah Budaya dan Dialog Budaya menitikberatkan pada upaya meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya kalangan generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal. Sehubungan dengan hal tersebut tema kegiatan terfokus pada “Penguatan Budaya Lokal dalam Rangka Memperkokoh Jati Diri dan Karakter Bangsa”

MATERI KEGIATAN
Jelajah budaya meliputi aktivitas mengunjungi desa tradisional sebagai habitat perkembangan budaya tangible maupun intangible yang menjadi aktivitas kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan demikian, objek sasaran Jelajah Budaya adalah budaya masyarakat yang masih menerapkan pola kehidupan tradisional. Kegiatan Jelajah Budaya melibatkan :
- Siswa/generasi muda dan guru pembimbing 40 orang, terdiri dari 36 orang siswa dan 4 orang guru pembimbing.
- Pemandu dari unsur tokoh masyarakat atau pemuka desa setempat : 2 orang
- Semua peserta terbagi menjadi empat kelompok di bawah koordinator seorang guru pembimbing. Masing-masing kelompok membuat tulisan hasil jelajah budaya dengan empat topik pembahasan meliputi topik-topik bahasan yang telah ditentukan panitia.
Dialog Budaya adalah kegiatan seminar yang bertujuan untuk membangun dan membangkitkan minat generasi muda terhadap nilai-nilai tradisi dan mengejawantahkan nilai-nilai budaya dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Dialog Budaya melibatkan.
- Peserta terdiri dari unsur budayawan, mahasiswa, siswa-siswi SMK/SMA/Sederajat : 75 orang
- Pemakalah 4 orang terdiri dari ;
- Keynote Spech : Dirjen NBSF Jakarta
- Drs. I Made Purna, Msi (Kepala BPSNT Bali NTB)
- Dr. Iwan Jazadi , M.PdNTT (STKIP Hanzamwadi Selong Kampus Sumbawa)
- Dr. Syaifuudin Iskandar, M.Pd (Budayawan)
- Aries Zulkarnaen, S.Pd (Budayawan)


TEMPAT DAN WAKTU KEGIATAN
Jelajah Budaya dipusatkan di Dusun Kelungkung Kecamatan Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa. Sedangkan Dialog Budaya dipusatkan di Gedung Wanita Pem. Kab. Sumbawa. Waktu kegiatan berlangsung tanggal 29 dan 30 Juni 2010 dirangkai dengan Pekan Budaya Samawa (PBS) tahun 2010.


top

 

 


BALAI PELESTARIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL BALI, NTB DAN NTT
Jln. Raya Dalung Abianbase NO. 107 Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali
Telp. (0361) 439547, Fax. ( 0361) 439546 - Kode Pos 80361